Kamis, 01 Januari 2015

Apa Itu Clay??



Clay dalam arti sesungguhnya adalah tanah liat, namun selain terbuat dari tanah liat, clay juga ada yang terbuat dari bermacam-macam bahan yang dapat menghasilkan material dengan konsistensi  atau sifat seperti clay (liat/ dapat dibentuk).
Jenis-jenis clay
 1.Clay tepung, roti  dan sabun (Homemade Clay)



Bahan yang biasa digunakan untuk membuat clay jenis ini merupakan kombinasi dari bahan-bahan berikut:
 Tepung terigu
 Tepung tapioka
 Tepung maizena
 Tepung beras
 Roti tawar (tanpa kulit)
 Sabun padat
 Lem putih/ lem kayu
  Benzoate (pengawet)
Beberapa sumber juga menyarankan penggunaan garam, baby oil.

Langkah pembuatan
Campurkan jenis tepung yang dipilih dengan porsi sama banyak. Missal tepung tapioca 200 gr, tepung   maizena 200 gr dan tepung beras 200 gr.
Tambahkan lem kayu sedikit demi sedikit, tutupi dengan tepung supaya tidak lengket. Penambahan lem tidak boleh terlalu banyak. Bila adonan masih kurang lembut, saya sarankan mengunakan sedikit air, uleni hingga liat dan tidak menempel ditangan.
Setelah itu dibungkus menggunakan plastic lembaran yang diolesi baby oil (agar tidak melekat pada plastik), simpan selama 24 jam, keesokan harinya buka sebentar sambil diuleni
Ulangi 2-3 hari maka adonan akan semakin liat dan tahan lama
Adonan sebaiknya disimpan dalam kemasan kecil-kecil dengan tujuan agar clay tidak cepat kering
Saran untuk menutupi bau lem yang kuat, gunakan sedikit parutan sabun dicampur beberapa tetes air.

  2.Polimer clay

Merupakan clay paling mahal yang terbuat dari gerabah, keramik batu, porselin,dan keramik. Clay ini masih langka diindonesia. Proses pengeringannya dengan cara dioven.
Clay ini cukup keras dan agak sulit dibentuk karena teksturnya seperti karet.
Mirip stone clay dan paper clay, tetapi tidak perlu dibasahi karena clay jenis ini tidak terpengaruh udara, jadi selama belum dioven/dibakan bentuknya tidak bisa permanen.
Proses pengeringannya dengan cara dioven. Hasil akhirnya keras dan flexible seperti karet penghapus
Contoh brand clay ini, yaitu Sculpey III, Premo Sculpey, Premo Soft, Fimo, Cernit, Kato Clay.

3.Paper clay/fiber clay

Terbuat dari bahan dasar kertas yang dihaluskan sampai berbentuk adonan.
Paper clay yang dijual dipasaran merupakan campuran bubur kertas dengan tepung gips dengan warna clay putih. Karakteristik paper clay yaitu keras dan agak sulit diadon tapi bisa diakali dengan penambahan sedikit air.
Biasanya paper clay digunakan untuk sculpting (dibentuk dan diukir). Hasil akhirnya keras dan bertekstur seperti batu. Setelah keras baru diberi warna dan lapisan glossy/doff untuk mempertahankan warnanya.  

4.Light clay
Light clay memiliki tekstur sangat lembut dan lunak serta mudah dibentuk dengan tangan.cocok untuk membuat bagian detil. Hasilnya ringan setelah kering. Tidak bisa pecah  karena setelah kering teksturnya seperti karet.


5.Air dry clay


Air dry clay memiliki sifat hamper sama dengan jumping clay, hanya saja bentuk akhirnya lebih padat. Cocok untuk membuat miniature buah-buahan, sayuran, makanan atau lainnya.
Karakteistik clay ini, yaitu sangat halus, mudah diuleni, warna cenderung transparan dan tidak mudah retak.
Dapat ditipiskan hingga benar-benar tipis (biasanya untuk membuat baju, renda dan kelopak bunga).

6.Stone clay

Bertekstur keras seperti batu (mirip paper clay namun lebih halus) Berwarna putih kekuningan

7.Clay (Tanah liat/ keramik)

Merupakan clay yang terbuat dari tanah liat yang berasal dari alam dan biasa digunakan untuk membuat tembikar. Cara pengeringannya adalah dengan diangin=anginkan atau dibaka di dalam tungku

8.Jumping clay


Merupakan clay yang jika diangin-anginkan akan kering dan tidak dapat diolah lagi, namun berbobot ringan seperti gabus. Cocok digunakan untuk membuat boneka-boneka hewan dan manusia kecil.

9.Clay malam (clay oil base yang tidak bisa kering)

Clay ini terbuat dari lilin (malam) yang bersifat lunak, tidak akan mengeras dan mudah dibentuk. Biasanya digunakan untuk mainan anak-anak.

10.Gips
Gips terbuat dari bahan kapur yang dikeraskan. Cara pembuatannya yaitu dengan cara mencetak adonan gips (menjadi pot, hiasan kulkas, pajangan, dll), kemudian diangin-anginkan lalu dicat. Atau dapat juga dipadatkan berbentuk balok, lalu diukir menjadi mpatung, abstrak atau lainnya.

11.Clay imitasi
Clay ini tidak banyak dikenal. Clay ini biasanya digunakan di pabrik-pabrik mobil atau industry besar lainnya untuk dijadikan model produk. Warnanya coklat tua. Diperlukan pemanasan terlebih dahulu agar dapat dibentuk. Hasilnya cukup kokoh tapi masih bisa diolah kembali melalui pemanasan ulang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar